Katakan dengan bunga……
Filed under: Anggrek, Bunga | Tagged: Video's | 2 Comments »

Kemampuan berbunga anggrek Cattleya dapat dilihat dari bentuk daunnya. Cattleya dengan bentuk daun lebar dan pendek menunjukan anggrek tersebut rajin berbunga. Sebaliknya, bentuk daun yang sempit dan panjang, menunjukan Cattleya malas berbunga.
Untuk mempercepat dan merangsang pembungaan Cattleya, dapat di terapkan beberapa teknik sebagai berikut:
1. Belah atau pisahkan rumpun yang sudah terlampau rapat. Satu rumpun sebaiknya terdiri dari tiga batang semu. Hasilnya anakan baru akan tumbuh dalam waktu 1-2 bulan. Kemudian tunas mulai berbunga setelah 2-3 bulan dari muali perlakuan ini.
2. Pindahkan lokasi tanam ke tempat yang terang atau mendapatkan penyinaran matahari secara langsung. Perlakuan ini secara langsung berpengaruh pada proses perangsangan bunga. Bila bunga telah layu, pindahkan kembali tanaman ke tempat teduh. Selanjutnya, tanaman dapat dirangsang berbunga kembali jika pertumbuhannya sudah stabil.
3. Syarat agar Cattleya rajin berbunga sebagai berikut:
* Penyinaran 30-50% atau perlu naungan 65-70%.
* Lama penyinaran dari pukul 07:00 pagi sampai 17:00 sore.
* Suhu original 27-35 derajat Celcius
* Perbedaan suhu antara siang dan malam hari 11-14 derajat Celcius.
* Sirkulasi udara lancar.
* Batang semu berjumlah 4-5 atau sudah berumur 2,5-3 tahun.
* Media tanam berupa campuran arang dan cacahan pakis.
* Penyiraman dilakukan saat cuaca cerah. Frekuensinya dua kali, yakni pagi dan sore hari. Saat cuaca mendung, penyiraman tidak perlu dilakukan karena penguapannya lambat. Bila penyiraman tetap dilakukan di khawatirkan media tanam menjadi terlalu basah.
* Gunakan air ber PH 6,5-6,7. Bila memakai air PAM, edndapkan terlebih dahulu selama satu malam.
* Untuk mempercepat pembungaan tanaman dewasa, gunakan pupuk penyubur tanaman dan pupul perangsang bunga. Kedua pupuk tersebut diberikan secara bergiliran seminggu sekali. Dosisnya satu sendok teh/liter air atau disesuaikan dengan dosis yang tertera pada kemasan. Contoh pupuk penambah kesuburan adalah Bloom Grow.
4. Jagalah kebersihan lingkungan pot, dan media tanam. Sebagai langkah pencegahan terhadap serangan hama dan penyakit, satu minggu sekali dilakukan penyemprotan tanaman dengan insektisida, fungisida, bakterisida, dan moluskisida (pestisida pembasmi hewan moluska misalnya siput).
5. Pupuklah dengan NPK dua kali seminggu. Sebagai pelengkap kebutuhan makanan berikan pupuk organik lengkap dua minggu sekali. Suplai makanan dapat lebih terjamin jika pemupukan dilakukan dengan teknik hidroponik.
6. Berikan hormon pertumbuhan (sitokinin) dan hormon Akar (auksin) satu bulan sekali secara bergantian dengan konsentrasi 2 mg/liter. Setelah tanaman dewasa, berikan hormon giberlin dan pupuk KNO3
7. Agar rajin berbunga letakan tanaman di tempat terbuka pada pukul 07:00-10:00 pagi.
8. Untuk membantu pertumbuhan bunga, berikan gula saat kuncup bunga mulai muncul.
9. Semprotkan paclobutrazol pada bagian akar dan daun dengan konsentrasi 1-2 mg/liter. Penyemprotan dilakukan pada tanaman dewasa yang tunas barunya tidak sedang tumbuh.
10. Pada tanaman yang malas berbunga, lakukan pengguguran daun. Potonglah semua daun mulai dari bagian pangkalnya.
Referensi: Buku ‘Membuat Anggrek Rajin Berbunga’, Ir Edhi Sandra Msi, Penerbit Agromedia Pustaka
Filed under: Anggrek, Bunga, Tips | 2 Comments »